Buaya Senyulong

Buaya Senyulong

Status konservasi

Rentan (IUCN 3.1)[1]

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan:

Animalia

Filum:

Chordata

Subfilum:

Vertebrata

Kelas:

Reptilia

Ordo:

Crocodilia

Famili:

Gavialidae[2]

Subfamili:

Tomistominae

Genus:

Tomistoma
Müller, 1846

Spesies:

T. schlegelii

Nama binomial

Tomistoma schlegelii


Ukuran : mencapai 35m
Masa hidup : mencapai 70 tahun
Habitat : banyak ditemukan di sungai sungai pedalaman Sulawesi, Sumatra
maupun Kalimantan.
Reproduksi : buaya senyulong berkembangbiak dengan cara bertelur. pada musim
kawin dan bertelur buaya dapat menjadi sangat agresif. Masa pengeraman telur adalah sekitar 80 hari tergantung pada suhu rata rata sarang
Pakan : Karnivora (daging ayam, berbagai macam jenis ikan dan reptile)
Fakta unik : Buaya memiliki selaput pada bagian mata yang berfungsi untuk
melindungi matanya dari gesekan air.
Status Konservasi :
1. Dilindungi oleh PP No.7 Tahun 1999 tentang pengawetan tumbuhan dan satwa
2. CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) dalam status Appendix I (seluruh spesies tumbuhan dan satwa liar yang terancam dari segala bentuk perdagangan internasional secara komersial)
3. IUCN (International Union for Conservation of Nature) termasuk dalam kategori Vulnerable,Vu (Rentan) yaitu status konservasi untuk kategori spesies yang menghadapi risiko kepunahan di alam liar di waktu yang akan datang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *